33

IMFI Regional IV

Show Your Action!!

gubernur baru

Kepengurusan baru IMFI Regional IV

Ditandai dengan penyerahan simbolis proker sebelumnya kepada Risca Priatindini sebagai Gubernur IMFI Regional IV periode 2013/2014

pengurus baru

BPH Regional periode 2013/2014

Semangat IMFI Regional IV!!

muswil imfi

Muswil IMFI Regional 4

Kebersamaan dalam rangkaian muswil di IIK Kediri

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 25 Maret 2016

Penyakit Influenza



Penyakit Influenza
Influenza (flu) adalah penyakit infeksi akut yang menular, menyerang saluran pernapasan atas dan sering menjadi wabah dari menghirup virus Influenza.
Kata Influenza berasal dari bahasa Italia yang berarti “pengaruh” yang merujuk pada penyebab penyakit.
Influenza del freddo = Pengaruh Dingin
Kata influenza pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris untuk menyebut penyakit yang kita ketahui saat ini oleh J. Hugger (tahun 1703).
                              
Etiologi
                Influenza disebabkan oleh virus Influenza. Karena daya tahan tubuh kita yang lemah, virus Influenza dengan  mudah menyerang tubuh kita.
Virus influenza dibagi menjadi 3 tipe yaitu :
ͽ         tipe A : menyebabkan pandemi flu yang               mematikan,        banyak ditemukan pada hewan                (bebek,                 ayam,    babi,      paus, anjing laut), termasuk manusia.
ͽ         tipe B : menyebabkan pandemi dengan skala lebih          kecil/ringan, banyak ditemukan pada manusia.
ͽ         tipe C : menyebabkan gangguan ringan (lebih ringan       dari virus tipe A & B), jarang menyebabkan pandemi,                 banyak ditemukan pada manusia, babi, anjing .
Patogenesis
        Virus Influenza menyerang sel – sel permukaan saluran napas. Jaringan menjadi bengkak dan meradang. Meskipun rusak jaringan ini akan sembuh dalam beberapa minggu.
        Biasanya virus Influenza ditularkan melalui udara, lewat batuk dan bersin yang menimbulkan udara tercemar virus tersebut. Dapat ditularkan juga melalui tangan dan permukaan (seperti lembaran uang, dll) yang terkontaminasi virus Influenza. Lebih mudah untuk terkena influenza di tempat yang tertutup, ruangan ber-AC, dan kurangnya sinar matahari.
Manifestasi Klinis
        Gejala Influenza dapat dimulai dengan cepat, 1-2 hari setelah infeksi. Banyak orang merasa begitu sakit sehingga mereka tidak dapat bangun dari tempat tidur  selama beberapa hari, dengan rasa sakit dan nyeri sekujur tubuh, dan terasa lebih berat pada daerah punggung dan kaki.
Tanda dan Gejala
        Meskipun Influenza disebut penyakit pernapasan, namun penyakit ini memberi pengaruh ke seluruh tubuh. Penderita akan mengalami :
Demam (38-39áµ’ C), menggigil, batuk, bersin, pilek, hidung tersumbat, letih, lesu, kehilangan selera makan,  sakit kepala, nyeri tubuh (terutama sendi dan tenggorokan),  kelelahan, nyeri kepala, iritasi mata (berair, kemerahan), kulit kemerahan (terutama pada wajah, mulut, tenggorokan dan hidung), mual dan muntah.
Komplikasi
        Kebanyakan penderita Influenza sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu. Namun untuk yang daya tahan tubuhnya menurun (tidak sehat), Influenza bisa menimbulkan komplikasi yang parah. Seperti Pneumonia (radang paru-paru), Sinusitis, infeksi telinga, infeksi kuman, gagal jantung, semakin parahnya penyakit lain, hingga mengakibatkan kematian.
Prognosis
        Sebagian besar orang akan sembuh dengan sendirinya. Namun beberapa akan mengalami komplikasi. Terutama pada orang yang lemah, usia muda, usia tua, penderita penyakit kronis, orang dengan sistem imun yang lemah. Kelompok risiko tinggi yang lain yaitu wanita hamil dan anak kecil.
Epidemiologi
        Influenza merupakan penyakit yang dapat menjalar dengan cepat di lingkungan masyarakat. Serangan penyakit ini paling tinggi terjadi saat musim dingin di negara beriklim dingin, dan saat musim hujan di negara tropik.
        Karena saat musim – musim tersebut, orang – orang banyak berada di dalam ruangan, jauh dari sinar matahari dan kadar vitamin D-nya kurang, sehingga sistem kekebalan tubuhnya menurun.
Pencegahan Penyakit Influenza
Influenza bisa dicegah dengan cara :
  1. Vaksinasi flu secara rutin tiap tahun
  2. Mencuci tangan dengan sabun
  3. Menjaga kesehatan dan kebiasaan higienis
  4. Makan secara benar dan tidur secara teratur, Istirahat yang cukup
  5. Menghindari mengkonsumsi alkohol (kecuali untuk bahan           sanitasi) dan  rokok
  6. Jangan menutup bersin dengan tangan
  7. Minum air
  8. Menghirup udara segar
  9. Berjemur di pagi hari
  10. Melakukan olahraga kardio (seperti lari, aerobik) secara teratur
  11. Mandi sauna
  12. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin
  13. Relaksasi

Sabtu, 19 Maret 2016

Bahaya Menggunakan Sepatu High Heels




Bahaya Menggunakan Sepatu High Heels


Penggunaan sepatu high heels dalam kurun waktu yang cukup lama akan menimbulkan banyak sekali masalah bagi kesehatan tubuh kita. Diantaranya mulai dari sering kesemutan, sakit punggung bahkan bisa menyebabkan tumor. Semakin tinggi heels yang sobat gunakan, resiko timbulnya penyakit juga semakin besar.

Saat sobat mengenakan sepatu high heels, sebagian besar beban tubuh akan bertumpu pada ujung kaki. Hal ini akan berakibat seringnya sobat mengalami kram otot kaki, selain itu jika terlalu lama juga akan menyebabkan jari-jari sobat menjadi sakit atau bahkan bisa bengkok mengikuti bentuk saat mengenakan sepatu high heels.

Berikut adalah beberapa organ tubuh yang dapat terganggu jika sobat memakai sepatu high heels dalam waktu yang cukup lama.

Kaki
Saat memakai sepatu high heels, seperti yang sudah kita jelaskan diatas massa tubuh akan bertumpu pada ujung telapak kaki. Hal ini akan membuat sobat cepat merasa lelah dan juga akan sering mengalami kram pada otot kaki.

Pergelangan kaki dan daerah betis
Saat sobat menggunakan high heels, betis akan dipaksa untuk lebih condong atau melengkung kedepan. Hal ini tentu sangat tidak baik dan dapat berpengaruh terhadap kelancaran sirkulasi darah pada daerah kaki.

Lutut
Sepatu high heels akan semakin menekan daerah lutut sobat. Jika hal ini terus terjadi, akan dikhawatirkan timbulnya penyakit osteoartitis atau peradangan pada daerah sendi yang ditandai dengan rasa nyeri didaerah lutut kaki sobat.

Punggung
Saat menggunakan sepatu high heels, punggung akan dipaksa mengikuti kaki yang tidak normal posisinya. Hal ini akan memicu terjadinya sakit pada punggung.
Berikut adalah beberapa akibat yang ditimbulkan jika sobat terlalu lama memakai high heels.

Memicu otot tubuh menjadi kecil

Penggunaan sepatu high heels yang terlalu lama akan menyebabkan otot tubuh menjadi mengecil. Bahkan pemakaian heel yang terlalu tinggi diyakini dapat memperpendek tulang kaki, hal ini terjadi karena saat mengunaakan heels yang tinggi, sobat akan dipaksa berjalan dengan posisi jinjit yang berarti memberikan penekanan yang berlebih untuk kaki bagian bawah.

Mengakibatkan posisi tubuh melengkung
Saat menggunakan heels sobat akan berjalan lebih condong melengkung kedepan karena mempertahankan keseimbangan saat berjalan. Hal ini akan membuat sobat terbiasa jalan merunduk sehingga menyebabkan pinggul dan tulang belakang tidak sejajar.
Memicu timbulnya tumor jinak
Saat menggunakan sepatu high heels, sobat akan sering berjalan jinjit. Hal ini akan menimbulkan jaringan kulit tanduk yang menebal didaerah kaki bagian bawah karena kulit mati. Selain itu, penggunaan heels yang terlalu tinggi akan memicu penebalan syaraf terlebih di jari ketiga dan keempat. Hal ini akan menimbulkan rasa nyeri bahkan memicu terjadinya tumor jinak.
Gangguan kesehatan pada ibu hamil

Pada ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengurangi pemakaian high heels, jika profesi sobat mewajibkan mengenakan sepatu high heels, usahakan agar heels tidak lebih dari 5 cm. Penggunaan high heels pada ibu hamil dapat menyebabkan ketegangan pada punggung yang memicu sakit punggung. Selain itu penggunaan high heels dapat mempengarungi cara jalan sobat karena bertambahnya berat badan dan dikhawatirkan meempengaruhi jalan lahir atau panggul sobat.

Resiko terjatuh

Saat menggunakan sepatu high heels, semua berat badan sobat bertumpu pada ujung kaki dan juga heels sobat. Hal ini akan mengganggu keseimbangan sobat dan bisa membuat sobat keseleo bahkan terjatuh.\

Bebera penanganan yang dapat dilakukan

Ketika keseleo di area bengkak kompreslah dgn es
Kita juga  bisa memberikan massage angkle dgn tata cara sebagai berikut:

Massage ankle
v  Posisi tidur terlentang
·         Lakukan teknik masase (manipulasi masase) dengan cara menggabungkan teknik  gerusan (friction) dan gosokan (effluerage), pada otot-otot fleksor tungkai tungkai bawah /otot gastrocnemius bagian depan ke arah atas.
·         Lakukan teknik masase (manipulasi masase) dengan cara menggabungkan teknik gerusan (friction) dan gosokan (effluerage), kearah atas pada otot punggung kaki.
·         Lakukan teknik masase (manipulasi masase) dengan cara menggabungkan teknik gerusan (friction) dan gosokan (effluerage), kearah atas pada sendi ankle/ pergelangan kaki
v  Posisi Tidur Terlungkup
·         Lakukan teknik masase (manipulasi masase) dengan cara menggabungkan teknik gerusan (friction) dan gosokan (effluerage), kearah atas pada otot gastrocnemius.
·         Lakukan teknik masase (manipulasi masase) dengan cara menggabungkan teknik gerusan (friction) dan gosokan (effluerage), kearah atas pada otot tendon achilles di belakang mata kaki.
·         Lakukan traksi dengan posisi satu tangan memegang tumit kaki dan satu tangan yang lain memegang punggung kaki. Kemudian traksi/tarik ke arah bawah secara pelan-pelan dan  putar kaki dengan putaran 360 derajat, kearah dalam dan luar dengan kondisi pergelangan kaki dalam keadaan tertarik.
·          

Demikian tadi beberapa ulasan tentang bahaya penggunaan high heels. Jika sobat memang harus menggunakan high heels pilihkan heels yang tidak terlalu tinggi. Hidari mengenakan sepatu high heels terlalu lama, jika perlu bawa sepatu ganti yang flat untuk merelaksasikan otot sobat.


 

Rabu, 24 Februari 2016

Apa itu Sindrom Piriformis????



SINDROM PIRIFORMIS


  PENGERTIAN.
                Gangguan Neuromuskuler yang terjadi ketika sciatic nerve  terkompresi atau terjadi iritasi dari otot piriformis sehingga menyebabkan nyeri, kesemutan dan mati rasa di daerah pantat dan di sepanjang jalur sciatic nerve turun ke paha bawah dan ke kaki.

  OTOT PIRIFORMIS
  1. Otot Piriformis adalah otot yang terletak jauh di dalam pantat, ditutupi oleh otot gluteus.
  2. berasal pada permukaan depan sacrum, melewati foramen iskiadika mayor, dan masuk ke trokanter mayor femur.
  3. Ini berfungsi untuk menggerakkan eksternal  hip.
  SCIATIC NERVE
  1. Sciatic nerve adalah saraf terbesar dalam tubuh dan berasal dari sumsum tulang belakang pada tingkat vertebra L 4 melalui S 3.
  2. Saraf ini terletak di dekat otot piriformis dan saraf muncul dari panggul tepat di bawah otot piriformis
DIAGNOSA BANDING
¡  HNP LUMBAL.
¡  SPONDILOSIS LUMBAL.
¡  SPONDILOLISTESI LUMBAL.




ANAMNESIS
1.    Jenis, penyebab, ketepatan waktu dan durasi keluhan/nyeri,
2.    Lokasi dan distribusi keluhan/nyeri, serta
3.    Provokasi oleh sikap/posisi dan gerak yang menimbulkan keluhan/nyeri.
4.    Anamnesis lain meliputi sistem dan organ tubuh yang terkait, tindakan operasi atau terapi medis lain.

INSPEKSI
                   Inspeksi dimulai saat pertama pasien masuk ruangan, diperhatikan gait, posisi atau sikap tubuh saat duduk, berdiri atau saat aktif. Diperhatikan saat pasien berpegangan, berjalan dengan alat bantu, cara berjalan dan sepatu yang dipakai
  Perhatikan posisi dan sikap tubuh seperti scoliosis, lordosis dan kiphosis, lumbale-pelvic dan femur 

QUICK TEST
-  Gait analisys
-  Perhatikan pola jalan pasien 

TES SPESIFIK
-  FAIR (hip flexion, adduction, internal rotation)
-  Hip flexion external rotation ® Patric’s test/kontra patric’s (Hip joint)
-   Knee extension ' Kernig (Hamtrings/Ischiadicus)
¡  SLR / Lasegue dan Contra Lasegue (Nerve root, Ischiadicus)
-     Bragard (nerve root-n. ischiadicus),
-     Neri/Brudzinsky (Dural)
berurutan 

EVALUASI
NYERI : VAS / VRS / VDS
-  KEKUATAN OTOT : MMT
-  SENSORIS



INTERVENSI FT
-  Rehabilitation exercise
  1. Gluteal stretch.
  2. Standing hamstring stretch.
  3. Partial curl.
  4. Prone hip extension ( bed leg )
  5. Quadruped arm / leg raise
INTERVENSI FT

  Piriformis Release
  1. Upslipped left innominate
       Efektif menggunakan     teknik siku.
       Kondisi iliosacral sering  terlihat pada orang yang  menanggung nyeri salah satu sisi  yang berkepanjangan.
       Pasien posisi miring kemudian  memegang ujung bed, siku terapis perlahan-lahan melepaskan fibrosis erector spinae, quadratus lumborum, latisimus dorsi dan ligamen iliolumbar.
  1. Piriformis release at the greater trochanter.
       Pasien posisi miring.
       Terapis memberikan teknik massage dengan siku secara perlahan dengan tekanan dari ringan kemudian di tambah setiap pengulangan.
  1. Piriformis release at sacral border.
       Pasien di posisikan tidur tengkurap.
       Terapis memberikan teknik massage dengan siku secara perlahan dengan tekanan dari ringan kemudian di tambah setiap pengulangan.

Selasa, 16 Februari 2016

Apa sih peran Fisioterapi Dalam kecantikan???

Peran Fisioterapi
Dalam Bidang Kecantikan



Kulit
      Organ paling luar, paling berat, sebagai pelindung organ didalamnya
      Memiliki Fungsi estetik dan indikator usia
      Proses Tua à Mati
      Kulit merupakan jaringan yang secara langsung memperlihatkan proses penuaan
      Akibat dari komponen (fibroblas, kolagen, dan matriks ekstra sel) mati secara terprogram

Aging Factor
       Intrinsik
       Genetik, penuaan dini pada kulit kering
       Hormon, wanita menopause à kurang estrogen à kering & keriput
       Ras, struktur melanin merupakan proteksi UV
       Ekstrinsik
       Lingkungan
       Sinar matahari
       Perawatan kulit
       Radikal bebas

Manifestasi Klinis
       Kulit kering
       Permukaan kulit kasar, tipis dan bersisik
       Elastisitas berkurang
       Sel pembentuk kolagen berkurang
       Kontraksi otot yang tidak diikuti kontraksi kulit sehingga terlihat keriput
       Bercak pigmentasi

Skin Rejuvination
       Upaya mencegah atau menghambat proses menua atau kerusakan kulit merupakan aplikasi dari anti aging medicine
       Skin rejuvenation dapat dilakukan pada kulit yang menua ataupun kulit yang normal tapi mengalami penuaan dini yang biasanya oleh karena faktor-faktor eksternal
       Peremajaan kulit adalah gabungan ilmu dan seni pengobatan
       Peremajaan kulit haruslah mengetahui anatomi dan fisiologi dari kulit agar diperoleh hasil yang maksimal dan memuaskan.

Skin Care
       Gen I: menggunakan kosmetik krim atau lotion
       Gen II: menggunakan bahan anti polutan radikal bebas, dan UV
       Gen III: Menggunakan Liposom yang mampu merangsang pembentukan kolagen yang mengalami gangguan pada proses menua
       Gen IV: menggunakan enzim dan bioteknologi untuk menghambat proses menua
       Skin health restoration
       bertujuan untuk memperbaiki kualitas dan penampilan,menunda proses penuaan dan dengan sendirinya dapat menunda kebutuhan tidakan operatif untuk peremajaan kulit
       Program peremajaan dimulai dengan melihat dan meriksa kondisi kulit saat itu, riwayat penyakit kulit atau kelaianan kulit lainnya. Juga perlu diketahui riwayat pengobatan serta semua bahan kosmetika atau bahan-bahan yang dipakai untuk mengubah kondisi kulit saat itu
       Skin conditioning
       bertujuan untuk memperbaiki kualitas dan peampilan kulit sambil mempersiapkan kulit untuk menghadapi tindakan operatif agar dicapai hasil yang memuaskan tanpa efek samping

Peran Fisioterapi
       Fisioterapi dapat menggunakan berbagai macam modalitas untuk bidang kecantikan
       Fisioterapi dapat mencakup segala usia

Electrical Stimulasi
       Constant Direct Current (CDC)
       Untuk Iontophoresis
       Pembersihan kelenjar minyak
       Interupted Direct Curent (IDC)
       MicroGalvanic Iontophoresis (<1 mA) Dapat diaplikasikan untuk kerutan sekitar mata dan pipi
       Exitomotor : untuk Passive movement sehingga dapat mengencangkan otot wajah

Ultra Sound
       Phonoporesis vitamin dan serum
       Efek thermal pada kulit akan lebih kenyal, serta elastisitas kulit menjadi lebih baik

Photo-Therapy
       Merupakan penggunaan cahaya untuk efek terapi, menyebabkan stimulasi selular,meningkatkan metabolisme, sehingga meningkatkan elastin dan kolagen
       Merah (625 nm) mendorong microphores pada tingkat yang paling dalam, yaitu yang fungsinya sebagai repairing dan biostimulasi
       Hijau ( 530 nm) mendorong microphores pada kedalaman sedang yaitu dermis yang berfungsi sebagai enzymatiz activation dan anti aging
       Biru (470 nm) mendorong microphores permukaan yaitu epidermis dan dermis bagian atas yang berfungsi sebagai antibacterial dan firming

Electroporation

Merupakan teknik eltrotherapy yang baru dengan menggunakan modulate medium frequency yang berfungsi untuk :
       Membentuk pori-pori membrane sel yang reversible
       Penetrasi bahan aktif dengan cara pulsed currents
       Ionisasi tidak diperlukan atau dapat beupa molekul yang sangat besar
       Penetrasi molekuler mencapai kedalaman yang diinginkan hingga 10 mm

Radiofraquency

Merupakan teknik pemanfaatan gelombang radio untuk menghasilkan efek thermal dalam jaringan kulit dan adiposit untuk perawatan estetika wajah dan tubuh.
       Peningkatan drainase limfatik
       Peningkatan daerah sirkulasiyang akan meningkatkan metabolisme baik lemak tubuh subkutan atau kulit pendamping untuk perbaikan penampilan
       Pembentukan kolagen baru
       Memperkuat struktur kolagen yang menghasilkan suatu peremajaan pada area yang dirawat atau diterapi

Perangkat RF
       Monopolar, panas diproduksi di bagian dermis terdlam dan bekerja pada jaringan adipose. Kedlaman jaringan 6-7 mm.monopolar memilki efek lifting dan firming
       Bipolar dan tripolar, panas diproduksi di bagian dermis lebih dangkal dan jaringanadipose. Kedalaman jaringan 1,5-2,5 mm. tripolar memiliki efek remodelling

Penatalaksanaan massage
  Pilih posisi pasien serileks mungkin baik posisi tidur atau duduk
  Beri penjelasan setiap melakukan tindakan fisioterapi apa yang akan di rasakan kepada penderita.
  Dalam pelaksanaan terapi utamakan prinsip aman, nyaman dan keselamatan pasien.
  Usapkan krim massage pada kedua telapak tangan. Lakukan gerakan ke arah atas dimulai dari leher lalu dagu, meluncur hingga ke daun telinga dan pipi. Dilanjutkan dengan gerakan seperti menyibak poni yang dimulai dari tengah kening hingga ke pelipis samping
  Lakukan gerakan memutar pada bagian dagu, pipi, pelipis dan kening. Lalu letakkan jari telunjuk tepat di bagian atas lubang hidung meluncur hingga ke bagian pangkal alis.
  Pijat dengan dua jari, dimulai dari bagian bawah mata (di samping batang hidung), tulang  pipi, lalu berhenti di depan daun telinga.
  Lakukan gerakan menyisir perlahan pada dada dengan dua tangan ke arah luar samping (lakukan secara bergantian dari kiri dan kanan). Tekanan pijat boleh sedikit ditambah. Lakukan sekitar 10 kali.
  Pijat dengan gerakan memutar sekitar 10 kali.
  Menekan titik-titik limfatik dengan posisi jari-jari merapat. Gerakannya seperti mengoles ke satu arah (tidak boleh terlalu keras). Dimulai dari dada, leher, hingga ke daerah belakang telinga. Lakukan 3 kali
  Mulai melakukan akupresur. Lakukan dengan jari telunjuk atau tengah, atau jari telunjuk dan tengah sekaligus. Tahan selama 5 detik pada setiap titik. Yang pertama, tekan di bagian pangkal alis dalam.
  Tekan bagian ujung luar alis.
  Bawa turun jari ke bagian ujung luar mata (hampir ke pelipis).
  Tepat di bawah kantong mata. Posisi ujung telunjuk atau jari tengah sejajar dengan pupil mata.
  Bawa turun sedikit ke bawah.
  Letakkan jari pada ujung luar bibir (di ujung bawah garis senyum).
  Untuk menemukan titik ini, katupkan rahang kemudian rapatkan geligi. Tonjolan otot akan muncul pada rahang. Relakskan kembali mulut kemudian tekan di tempat menonjolnya otot tadi.
  Tekan bagian bawah batas tulang pipi. Posisinya sejajar dengan ujung luar alis.

Modalitas FT yang lain
       Laser
       Cryo-Therapy
       Microdermabrasi

       dll